
Oleh: Aslam Ibham P, SE
Tampaknya sederhana saja, bagaimana meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia, membuka kesempatan kerja yang seluas-luasnya, tapi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebaiknya merintis dan melaksanakan suatu kebijakan yang rasional, mengurangi pengangguran, kemiskinan. Perlu untuk kita renungkan mayoritas penduduk kita mengharapkan pekerjaan sebagai PNS maupun buruh serta karyawan suatu perusahaan. hal ini bukanlah kelompok yang produktif, sehingga pertumbuhan perekonomian cenderung lambat. banyak akibat dari pengaruh tersebut.
untuk menyikapi secara dewasa, perlu untuk kita mendorong pertumbuhan ekonomi dari masyarakat yang produktif, sehingga bisa ditampung dan disalurkan hasil produk mereka. Kebijaksanaan yang di tempuh oleh pemerintah Indonesia masih mengembangkan sektor industri modern tanpa mengimbangi dengan pelaku ekonomi kecil, padahal peluang dan kesempatan itu sangat besar. Sehingga secara umum keseimbangan ini dapat menyerap tenaga kerja produktif yang lebih besar di sektor modern dan usaha kecil.
Selain itu, keberpihakan pemerintah juga harus melakukan ketertiban administrasi, namun bukan dipersulit akan tetapi cara mengemasnya yang perlu sistem kehati-hatian dan kemudahan, tambahan lain adalah dengan pengemasan administrasi yang tertib dan teratur akan memberikan dampak kepada pembukaan kesempatan kerja baru bagi masyarakat Indonesia, bukannya memberikan kesempatan kerja yang luas bagi warga asing di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Hal lain yang tidak perlu kita tutupi adalah wilayah demografi yang mencolok ke sektor pertanian di negara kita perlu menjadi patokan, sehingga sektor industri dan pertanian bisa seimbang membuka kesempatan untuk masyarakat dalam menciptakan pekerjaan.
Alternatif penyelesaian selanjutnya menciptakan keseimbangan harga dan pasar yang berpengaruh kepada pendapatan masyarakat, sehingga akan menciptakan ransangan-ransangan perkembangan tarah hidup rakyat, hal ini bisa saja dikembangkan melalui koperasi sebagai pemikiran teoritis kita.
Kemungkinan selanjutnya membantu pelaku ekonomi koperasi secara efektif, dengan program padat karya, bisa saja dilaksanakan asalkan diberi kepercayaan, memang peluang itu sangat tipis, karena koperasi masih dianggap kerdil, perlu untuk kita garis bawahi kemandekan kesempatan kerja dan kemiskinan bukan disebabkan oleh perkembangan ekonomi secara garis besar, namun masalah strutural dan birokrasi serta administrasi sangat penting untuk diperbaiki pada bangsa kita ini.
Kesempatan yang sangat besar bagi koperasi adalah memanfaatkan modernisasi sektor tradisional, inilah sektor pribumi yang menjadi dasarnya, artinya memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada pengusaha kecil maupun koperasi dalam mengemas pembinaan dan penunjangan sektor ini, sehingga keberpihakan dan perhatianm dari pemerintah pada sektor ini sangat diperlukan.
Sedikit kita simpulkan bahwa kebijakan ekonomi ini perlu dicoba untuk mengkombinasikan sektor modern dan tradisional yang dimoderinisasi, sehingga bisa mempengaruhi kesempatan kerja yang seluas-luasnya, bukan itu saja, peningkatan ekspor juga bisa mendapatkan bagiannya dari kombinasi ini. Diharapkan dari kombinasi ini dengan syarat kepercayaan pemerintah melalui koperasi akan berdampak besar dalam memperbaiki citra koperasi di mata masyarakat.
Senin, 19 November 2007
Kebijaksanaan Untuk Ekonomi Melalui Koperasi
Diposting oleh ASLAM IBHAM P di 22.52
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






1 komentar:
Saya selalu berharap koperasi dapat tumbuh menjadi unit usaha yg professional dan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah-daerah kecil.
Mudah2an inisiatif membuat blog ini akan mempermudah Ikopin berkomunikasi dengan banyak pihak untuk perbaikan koperasi di Indonesia.
Salam
Posting Komentar