Rabu, 14 November 2007

Bank UKM lagi di Rancang

Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menggagas pendirian bank UKM untuk membuka akses kredit bagi kalangan pengusaha mikro dan kecil sekaligus mengoptimalkan dana pemerintah dan Bank Indonesia.

"Kami sudah bicara dengan Pak Hartadi A. Sarwono [Deputi Gubernur BI]. Dia setuju, tinggal dikristalisasi idenya dan diformalisasi," ujarnya kepada Bisnis.

Agus menjelaskan bank UKM ini dikhususkan untuk melayani usaha kecil dan mikro yang selama ini tidak memiliki akses kredit karena terhambat aturan teknis perbankan. Terkait dengan hal itu, pelayanan kredit bank ini tidak mensyaratkan agunan tapi sekadar kelayakan usaha, pengenaan suku bunga yang rendah, dan jangkauan luas.

Bank UKM juga akan memprioritaskan pengusaha mikro dan kecil, dan menitikberatkan penyaluran kredit pada sektor yang selama ini banyak digeluti mereka, seperti pertanian. Selain itu, pembiayaan bank ini juga dilengkapi dengan penyediaan jasa pendampingan usaha untuk membantu debitor sekaligus menekan risiko kredit macet.

Menurut Agus, konsep bank ini berbeda dengan model bank koperasi seperti bentuk sebelumnya Dekopin. Modal bank UKM disetor oleh pemerintah, Bank Indonesia dan BUMN

Tidak ada komentar: